Anda sedang berada di : Home Artikel Artikel
21 Mei 2012
Artikel
Produk Drainbow Halal PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Minggu, 20 Mei 2012 23:32

Kami menjamin produk drainbow halal untuk dipakai setiap orang, why?? . Agh hanya urusan sepatu, baju, kaos, tas, jaket kenapa harus berlabel halal? emang ada ya yang tidak halal? eits jangan salah, dalam proses pembuatannya trekadang kita tidak sadar ornamen pakaian kita tidak halal, terlepas dari cara mendapatkan uangnya loch ya, itu urusan lain hehe.

Coba cek degh di artikel dibawah ini, tentang kuas yang beredar di indonesia adalah kuas dari bulu babi, yang otomatis semua barang yang melibatkan unsur ke-babi-an adalah haram. Berdasarkan hasil temuan salah seorang anggota LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) ketika melakukan audit halal ke sebuah perusahaan kue dan roti di Jakarta belum lama ini, menemukan satu hal mencurigakan. Dan ini terjadi pada kuas yang digunakan mengoles loyang dan permukaan roti. . Mengingat, kuas atau alat penyaput selama ini tidak hanya dipergunakan sebagai alat pemoles adonan penganan saja. Tetapi, barang tersebut juga sering dipergunakan sebagai piranti kosmetik, untuk bedakan dan memoles eye shadow. Selain itu kuas juga dipergunakan untuk alat melukis atau menggambar.Melihat fenomena ini, Tim Jurnal Halal telah melakukan survei terhadap kuas kue, kosmetika, dan gambar di pasaran. Hasil survei yang dilakukan secara sederhana menunjukkan bahwa hampir semua kuas yang beredar berasal dari bahan baku bulu/rambut babi. Setelah meneliti dengan seksama, ada kata ‘Bristle’ pada gagang kuas. Dalam kamus Webster, kata itu berarti bulu babi. Selain dari bulu babi, ada kuas yang terbuat dari bulu kambing, bulu kuda, plastis, dan nano plastik yang harganya jauh lebih mahal dari kuas yang terbuat dari bulu babi.

Lalu bagaimana membedakannya? Sesuai hasil survei Tim Jurnal Halal, untuk menentukan apakah kuas yang Anda gunakan berasal dari bulu/rambut babi, bisa menempuh langkah yang sangat mudah dan sederhana. Rambut atau bulu adalah suatu protein yang bernama KERATIN. Keratin merupakan salah satu kelompok protein yang dikenal sebagai protein serat. Protein serat ini memiliki struktur panjang. Setiap hewan memiliki protein keratin pada bagian dermis (permukaan) dari kulit, paruh, sisik ikan, tanduk, dan kuku binatang. Sebagai halnya protein, maka rambut/bulu yang mengandung keratin saat dibakar akan menimbulkan bau yang khas. Bau khas tersebut sama ketika kita mencium aroma daging yang dipanggang. Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk atau sabut ketika dibakar pasti akan langsung terbakar, dan tidak mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Ketika dibandingkan dengan sapu ijuk dibakar jelas sekali terdapat perbedaan bau yang sangat kentara.

Selain itu, kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi masih memiliki perbedaan pada warna. Kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi biasanya berwarna putih. Biasanya pula, kuas putih nan lembut itu harganya lebih tinggi dibanding barang serupa. Karena terbuat dari bulu babi, maka kuas tersebut najis, sehingga bila dipergunakan untuk mengoles roti, maka roti tersebut terkena najis. Singkatnya, benda najis hukumnya haram dimakan. dikutip dari diskusi dengan Dr Nanung Danar Dono, Dosen Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta.

So team drainbow sejak berdiri Juli 2009 sudah menerapkan kehati-hatian akan kuas ini. Sehingga kami hanya memakai kuas yang terbuat dari plastik, nanoplastis, dan bahan sejenis lain yang sudah teruji tidak mengandung unsur babi. Sekarang menjadi lebih mantap khan memakai produk drainbow, sudah barangnya bagus, lukisannya keren dan artistik ditambah terjamin kehalalannya.

Terakhir Diupdate pada Senin, 21 Mei 2012 00:02
 
Telah dibuka, Kursus melukis drainbow!! PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 04 November 2010 11:02

Drainbow pengen berbagi ketrampilan melukis, oleh karena itu kami membuka kursus melukis yang diadakan setiap hari mulai tanggal 1 Desember 2010 di Drainbow Shop yang berada di Jl kaliurang Km 5 Pogung Baru D-26 Yogyakarta. Kursus dilakukan tiap hari, hari nya bisa memilih, untuk lama kursusnya 3 jam/hari. Apabila menginginkan paket hemat (paket berkelompok) lebih murah bea kursusnya. Media Lukis bisa membawa dari rumah, atau membeli dari kita dengan harga yang telah kita tentukan.

Bea Kursus sebagai berikut

a. 1 orang 200 rb
b. paket 2 orang @120 rb
c. paket 3 orang @110 rb
d. paket 4 orang @100 rb
e. paket 5 orang @90 rb

Semakin kamu mengajak orang untuk ikut gabung di kursus, makin kecil bea kursusnya.

Harga media apabila membeli dari kami
1. Sepatu polos 50 rb
2. tas polosnya 30 rb
3. cat + kuas 55 rb

Dengan pengajar pelukis profesional, temukan bakatmu dalam lukisanmu. Tolong informasikan info ini ke temen-temenmu ya.

Info dan Pendaftararan sms ke 0857 2997 4126
Terimakasih

Terakhir Diupdate pada Minggu, 20 Mei 2012 23:57
 
Tips Membersihkan Sepatu PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 26 Agustus 2009 23:49

sepatu kain yang kotor

Sepatu adalah bagian terpenting dalam kegiatan di alam bebas. Jenisnya banyak, ada sepatu boot, sepatu panjat tebing dsb. Bahannya juga beraneka macam. Ada yg dari karet, kain keras, gore tex sampai bahan kulit atau kain.

Sebelum disimpan, Sepatu harus dibersihkan dulu. Dicuci dengan air saja atau pakai shampoo khusus seperti misalnya Sneaker Shampoo buatan Kiwi. Untuk model sepatu dari bahan kain dan kulit perlu disikat dgn sikat khusus sepatu wanita. Caranya, sikat direndam dulu dalam air. Ada juga bahan pembersih semprot untuk suede/kulit, misalnya Leather Cleaner buatan Cololite.


Setelah bersih, keringkan dengan cara diangin-anginkan, jangan langsung kena sinar matahari. Lalu simpan, jangan di dalam kardus karena akan lembab dan terkena jamur. Boleh pakai silica gel, tapi harus diganti silikanya tiap 2 minggu. Paling baik sepatu disimpan di rak yg terbuka dgn posisi sepatu berdiri.

Produk pembersih sepatu yang ada di pasaran tidaklah murah. Oleh karena itu, kita perlu mencari cara membersihkan sepatu sambil tetap menghemat. Selain bersih, dengan teknik ini, sepatu Anda dijamin juga wangi.

Nah, untuk sepatu drainbow yang terbuat dari kain dan cat lukis, beda lagi perawatannya
Aplikasikan sabun ke sepon. Pastikan bahwa sabun meresap dan berbusa. Saat menggunakan sepon, jangan gunakan bagian yang kasar, karena ini bisa membuat sepatu tergores. Setelah Anda menggosoknya dengan sabun, bilas.

Ambil sikat gigi bekas dan beri pasta gigi. Gosok sepatu dengan sikat hingga bersih. Arah gosoknya terserah pada Anda. Ulangi pembersihan bila perlu. Bilas lagi.

Ambil kain dan bersihkan sepatu dari sisa-sisa pasta gigi yang masih ada. Proses ini sekaligus untuk mengeringkan sepatu. Jika bagian dalam sepatu terkena air, maka jemur hingga kering. Sepatu wangi nan bersih pun siap Anda kenakan kembali.

Sedangkan untuk sepatu dengan bahan kulit kaku (patent leather) bisa dibersihkan dengan kain lembut yang dicelupkan dalam air bercampur cuka. Sementara sepon lembut dengan shampo merupakan pembersih yang tepat untuk sepatu jenis suede (bahan kulit lunak). Untuk membersihkan bulu-bulu halusnya, maka gunakan kuas atau sikat lembut.

Sepatu kanvas harus dicuci dengan tangan. Penggunaan mesin cuci hanya akan merusak bahan dan sol sepatunya. Cucilah dengan pembersih khusus. Gunakan sikat khusus untuk menghapus noda membandel, bila perlu gunakan pemutih

Cuci sol karetnya dari bagian luar saja, jangan rendam dalam air. Sneaker juga sebaiknya dikeringkan dengan cara alami, namun jauhkan dari sinar matahari secara langsung.

Perhatikan pula petunjuk mencuci yang tersedia saat Anda membeli sepatu baru. Sebelum mengaplikasikan bahan-bahan, cobalah terlebih dulu di bagian yang tak terlalu mencolok, agar bila terjadi reaksi kimia yang tidak diinginkan, maka Anda tidak mengorbankan seluruh sepatu.

Bila perlu gunakan ganjalan dalam sepatu untuk menjaga bentuk. Kalau tidak punya ganjal khusus, bisa juga menyumpal bagian dalam sepatu (Sepatu Etnik) dengan potongan koran.

Kalau bagian Sepatu Wanita ada yg lepas, rekat kembali dgn lem super atau Aica Aibon. Ingat, tiap perusahaan sepatu memakai lemnya sendiri, jadi lebih baik dilakukan oleh pembuat Model Sepatu Wanitanya. Setelah itu sepatu bisa disemprot dgn bahan pelindung, misalnya Protector buatan Dasco dsb. Bahan ini sekaligus melindungi sepatu agar kedap air. Jika ada, tutupi bagian plastik (sol misalnya). Ada juga bahan parafin / wax khusus sepatu untuk menutup bagian jahitan antara badan sepatu dengan sol supaya tidak bocor.

Terakhir Diupdate pada Rabu, 07 September 2011 10:15